Prabowo Gandeng Kemendikbud Siapkan Komponen Cadangan

0
38
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri rapat bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Jakarta

Jakarta – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan Kementerian Pertahanan akan mengandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) menjadi komponen cadangan.

Prabowo menjelaskan langkah menggandeng Kemendikbud itu untuk menyiapkan komponen cadangan dari kalangan terdidik, yaitu mahasiswa ” kata Prabowo usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (11/11).

Melalui Kemendikbud, menurut Prabowo negara nantinya bisa ikut serta menyusun komponen cadangan dari kalangan pelajar mulai dari tingkat SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

“Sebagai contoh kalau lihat di Amerika Serikat sumber perwira itu mereka dapat dari akademi militer, mungkin 20 persen. 80 persen adalah perwira cadangan dari universitas-universitas.” terang Prabowo.

Prabowo menambahkan bahwa nantinya Kemenhan bersama Kemendikbud bisa membentuk komponen cadangan dari golongan terdidik. Mulai dari mahasiswa hingga masyarakat dengan jenjang pendidikan beragam.

Meski demikian, Prabowo membantah pembentukan komponen cadangan ini untuk mewujudkan program wajib militer. Prabowo beralasan di Indonesia tak mengenal wajib militer karena dasar aturannya tak ada

menurut Prabowo tidak ada unsur paksaan di dalamnya untuk mengikuti wajib militer. Di sana, kata dia, hanya ada konsep negara mengatur adanya sumber daya manusia menjadi komponen cadangan pertahanan nasional.

“Saya kira dalam UU kita tidak sampai di situ, tapi lebih bersifat komponen cadangan,” jelasPrabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menjelaskan, saat merumuskan kebijakan di bidang pertahanan ini tak mau berdasar pada harapan. Sebab menurut Prabowo strategi pertahanan tak bisa didasarkan pada harapan dan doa tetapi harus berdasar pada strategi yang kuat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here