Tak Ada Jalur Transportasi, Satu Sak Semen di Ilaga Seharga Rp2 juta

0
37
Bupati Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Willem Wandik

Ilaga – Tidak adanya jalur transportasi darat ke Kecamatan Ilaga, Papua, membuat harga satu sak semen di Ilaga mencapai Rp2 juta, terang Bupati Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Willem Wandik.

“Kehidupan di sini harganya lima kali lipat dari Surabaya, karena memang satu-satunya transportasi ke Ilaga hanya bisa melalui pesawat terbang, kami minta perhatian juga dari pemerintah pusat untuk masyarakat Iliga, pembangunan harus jalan terus,” jelas Bupati Kabupaten Puncak  Willem Wandik di Ilaga, Sabtu (21/12).

Ia menjelaskan masyarakat di Ilaga rata-rata bekerja sebagai petani, namun semua perlengkapan tersebut hanya bisa didapatkan di daerah terdekat, dengan pesawat dari Kabupaten Timika.

Geografis yang berbukit-bukit membuat jalan darat pun belum bisa dibangun, atau setidaknya membutuhkan perlengkapan lebih jika ingin dibangun.

Harga makanan tergolong tinggi, satu porsi mie instan bisa mencapai Rp30 ribu. Kemudian empat jerigen minyak goreng dihargai senilai Rp800 ribu.

Ilaga merupakan ibu kota kabupaten tertinggi di Indonesia. Dengan daerah pegunungan tersebut, udara sehari-hari di Ilaga cukup dingin. Bahkan Antara memantau, kondisi suhu udara malam Ilaga bisa mencapai 7 derajat celcius.