Jokowi Pangkas Jabatan Kemendikbud, Nadiem Cuma Dapat Satu Staf Ahli

0
70
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Jakarta  – Presiden Jokowi  memangkas struktur organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dikepalai oleh Mendikbud Nadiem Makarim. Pemangkasan dilakukan lewat Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 tahun 2019 menggantikan Perpres No. 72 tahun 2019.

Secara garis besar, isi Perpres No. 82 tahun 2019 adalah pemangkasan pos dari 16 menjadi 10. Selain itu, Mendikbud Nadiem Makarim juga jadi hanya memiliki satu staf ahli, berkurang dari sebelumnya yang mana ada lima staf ahli.

Jokowi ingin Kemendikbud terdiri dari 10 pos, antara lain:

  1. Sekretariat Jenderal
  2. Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan
  3. Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
  4. Ditjen Pendidikan Vokasi
  5. Ditjen Pendidikan Tinggi
  6. Ditjen Kebudayaan
  7. Inspektorat Jenderal
  8. Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan
  9. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
  10. Staf Ahli Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan

Pengaturan pos itu dijelaskan dalam Pasal 6 Perpres No. 82 tahun 2019 yang dikeluarkan Jokowi pada 16 Desember lalu. Salinan perpres dipublikasikan di laman setneg.go.id.

Perubahan struktur organisasi tersebut hanya berlaku paling lama hingga akhir tahun 2019. Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan bakal ada perubahan struktur organisasi lagi di Kemendikbud pada 2020 mendatang.

“Dalam rangka menjaga keberlangsungan pelaksanaan program dan anggaran Tahun 2019, susunan organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang disusun berdasarkan Peraturan Presiden ini berlaku paling lama sampai dengan 31 Desember 2019,” mengutip Pasal 58 Ayat (1).