BKPM Minta Dubes RI jadi Corong Tarik Investasi

0
11
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia

Jakarta – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta seluruh Duta Besar (Dubes) Indonesia di luar negeri menjadi corong untuk menarik investasi ke Indonesia.

“Saat ini BKPM hanya memiliki delapan perwakilan di luar negeri, dan satu kantor di China sedang akan dibuka, jadi sulit untuk menjangkau semua negara. Saat ini tugas BKPM mengurus perizinan ke kementerian/lembaga dan ke daerah, sampai mengurus masalah tanah. Bapak/Ibu Dubes bisa bantu untuk menarik investasi,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (10/1).

Bahlil mengatakan hal tersebut saat menjadi pembicara dalam Rapat Kerja Kepala Perwakilan RI dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Jakarta, Kamis (9/1).

Bahlil optimistis target investasi tahun ini sebesar Rp792 triliun akan terpenuhi, bahkan mungkin sedikit melebihi target.

BKPM juga akan terus mengawal investasi yang masuk ke Indonesia. Percepatan investasi juga akan terus diupayakan lembaga itu sejalan dengan arahan Presiden Jokowi dalam Inpres No.7 Tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha di mana BKPM didapuk jadi satu-satunya lembaga untuk mengkoordinasikan untuk melaksanan perizinan berusaha.

“Kalau investasi bisa mencapai Rp1.000 triliun lebih, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di atas 5 persen. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, kita berharap pada konsumsi, yang didukung penciptaan lapangan kerja, yang berarti investasi harus meningkat,” ujarnya.