Usia 10 Tahun, Bukalapak Ingin Hentikan Bakar Uang Investor

0
15

Jakarta – Bukalapak tengah fokus menyusun strategi untuk membuat bisnisnya bisa bertahan lama hingga 100 tahun lebih. Termasuk di antaranya berupaya mencari profit dan berhenti menerapkan sistem bakar uang.

“Pada prinsipnya kita perlu suistanable. Kita juga perlu untuk, enggak masuk akal kalau kita selalu disubsidi oleh pemegang saham,” ujar CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin,  di Jakarta. Jumat (10/1).

Menurutnya, sejak Bukalapak berdiri sudah diniatkan untuk memiliki bisnis yang berkepanjangan. Untuk itu, memasuki umur 10 tahun pihaknya ingin fokus pada kepemilikan sumber daya yang kuat dan bisa memberikan manfaat kepada semua pemangku kepentingan.

Termasuk di antaranya business Partners, pemegang saham, pemerintah, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Kita selalu coba bertumbuh revenue-nya, cash flow-nya selalu tumbuh lebih tinggi dari biaya kita, cash out kita,” ungkapnya.

Sepanjang 2019, Bukalapak mengklaim mendapatkan kenaikan transaksi lebih dari 60 persen dibanding 2018.

Selain itu, pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2019 juga terjadi kenaikan pendapatan hingga 30 persen dibandingkan perayaan 12.12 tahun sebelumnya.

Hingga saat ini, pihaknya mengaku valuasi Bukalapak sudah mencapai 2,5 miliar dolar AS.