Himpunan Pengusaha Online Targetkan 1 Juta Anggota Di 2020

0
23

Jakarta – Himpunan Pengusaha Online Internasional (HIPO) mentargetkan jumlah anggota akan mencapai 1 juta orang hingga akhir tahun 2020 dari jumlah 200 ribu saat ini.

Menurut Ketua Umum Hipo Muhammad Syukur, untuk mendukung pembangunan Indonesia yang berprikemanusiaan, berkeadilan sosial dan berkemakmuran, Hipo Internasional hadir ke tengah masyarakat Indonesia.

“HIPO hadir sepenuhnya untuk mencapai tujuan-tujuan di bidang ekonomi, sosial, budaya, kemanusiaan, hukum dan pendidikan,” kata Muhammad Syukur di Jakarta, Minggu (19/1).

Untuk mencapai visi dan misi organisasi ini, Syukur mengatakan jika organisasi yang dipimpinnya memiliki lima pilar antara lain, mensejahterakan, memanusiakan, mendampingi, mencerdaskan dan membahagiakan.

Oleh karenanya, sebagai organisasi kemasyarakatan Hipo bertujuan menghasilkan pelayanan kepada anggota serta untuk mewujudkan salah satu pilarnya yaitu, mensejahterakan. “Hal ini bisa dilihat dengan telah terbentuknya 15 perseroan terbatas (PT) di bawah dua holding bisnis yakni, PT. HIPO Bisnis Manajemen (HBM) dan PT. Industri Terpadu Karya Indonesia (PT. ITKI),” jelas Syukur

Sekjen HIPO, Ekky Noviar, S.Sos, MM mengatakan, HIPO adalah ormas yang berbasis digital dan keanggotaan yang punya program membangun UMKM berbasis digital yang saat ini sudah memiliki 200 ribu lebih anggota dari 34 provinsi. Ia menegaskan bahwa HIPO bukanlah perusahaan investasi, tetapi merupakan ormas yang mengajak UMKM untuk bersama mengembangkan produknya.

“DPP berharap HIPO bisa bersinergi dengan pusat dan daerah. Saat ini bahkan sudah ada kerjasama dalam membangun dan memberdayakan UMKM. Untuk kelangsungan hidup organisasi, HIPO juga punya badan usaha yaitu PT HIPO Bisnis Manajemen (HPM) dan PT. Industri Terpadu Karya Indonesia (ITKI). Ke depan, kita menargetkan terbentuk 500 badan usaha dan pembentukan HIPO sampai ke tingkat desa,” ujarnya.